Saturday, 30 January 2016

Lab 4:Cara membuat hotspot di mikrotik


Assalamualaikum
pagi ini saya akan memposting Cara membuat hotspot di mikrotik
apa itu Hotspot? Hotspot adalah suatu authentikasi dimana client yang ingin mendapatkan koneksi internet harus login melalui sistem hotspot. 
Sebagai contoh, kita ingin memasukan konfigurasi authentikasi pada sistem wireless kita, maka hotspot cocok untuk media authentikasi tersebut. Media yang digunakan hotspot untuk login adalah dari web browser. Biasanya, ketika kita hendak mengkoneksikan perangkat ke wifi yang ada hotspotnya, maka akan langsung teredirect (diarahkan) ke login hotspotnya.
Sebenarnya hotspot tidak hanya bisa diaplikasikan untuk jaringan wireless saja, namun juga bisa untuk jaringan kabel. 
 
ya sudah langsung ke pembahasannya saja
 
1.pastikan mikrotik connect ke internet
2.Buka di menu IP > Hotspot > Hotspot Setup. 

2. Kemudian pilih interfaces yang terhubung dari PC anda ke MikroTik. Dan pastikan anda sudah memberikan ip address pada interfaces tersebut.
 3.Jika di interface ether2 sudah terdapat IP, maka pada langkah kedua ini, secara otomatis terisi IP Address yang ada di wlan1. Tetapi jika belum terpasang IP, maka kita bisa menentukan IP nya di langkah ini. Kemudian Klik Next. 
 4.Langkah ketiga, tentukan range IP Address yang akan diberikan ke user (DHCP Server). Secara default, router otomatis memberikan range IP sesuai dengan prefix/subnet IP yang ada di interface. Tetapi kita bisa merubahnya jika dibutuhkan. Lalu klik Next. 
 5.Langkah selanjutnya, menentukan SSL Certificate jika kita akan menggunakan HTTPS untuk halaman loginnya. Tetapi jika kita tidak memiliki sertifikat SSL, kita pilihl none, kemudian klik Next
 6.Jika diperlukan SMTP Server khusus untuk server hotspot bisa ditentukan, sehingga setiap request SMTP client diredirect ke SMTP yang kita tentukan. Karena tidak disediakan smtp server, IP 0.0.0.0 kami biarkan default. Kemudian klik Next.
 7.Di langkah ini, kita meentukan alamat DNS Server. Anda bisa isi dengan DNS yang diberikan oleh ISP atau dengan open DNS. Sebagai contoh, kita menggunakan DNS Server Google. Lalu klik Next. 
 8.Selanjutnya kita diminta memasukkan nama DNS untuk local hotspot server. Jika diisikan, nantinya setiap user yang belum melakukan login dan akan akses ke internet, maka browser akan dibelokkan ke halaman login ini. Disini DNS name sebaiknya menggunakan format FQDN yang benar. Jika tidak diisikan maka di halaman login akan menggunakan url IP address dari ether2. Pada kasus ini, nama DNS-nya diisi "irul.net". Lalu klik Next. 
 9.Langkah terakhir, tentukan username dan pasword untuk login ke jaringan hotspot Anda. Ini adalah username yang akan kita gunakan untuk mencoba jaringan hotspot kita.
Sampai pada langkah ini, jika di klik Next maka akan muncul pesan yang menyatakan bahwa setting Hotspot telah selesai. 

 10.Untuk mencobanya, silahkan coba login dengan username dan password yang telah Anda buat pada langkah sebelumnya. Jika berhasil login maka akan membuka halaman web yang diminta dan membuka popup halaman status Hotspot. 
 selesai sekian terima kasih bila ada yang kurang mohon dimaafkan bila ada yang mau di tanyakan komentar saja

1 comment: